Apa itu Akses Vaskular?

Akses vaskular adalah suatu alat yang memudahkan untuk mengambil atau memasukan obat secara langsung ke pembuluh darah. Akses vaskular digunakan pada pasien yang rutin dilakukan tindakan pada pembuluh darahnya, antara lain pasien dengan gagal ginjal yang memerlukan cuci darah (hemodialisa) atau pasien kanker yang memerlukan kemoterapi. Pasien-pasien tersebut perlu diambil darah, dimasukan obat secara rutin. Akses vaskular membantu untuk tindakan pengambilan darah, memasukan obat kemoterapi, cuci darah.

Akses vaskular pada pasien dengan kanker biasa disebut chemoport. Chemoport dipasang pada pembuluh darah vena di leher. Alat ini sangat membantu untuk kemoterapi yang rutin dijalani pasien, karena pasien tidak perlu ditusuk berulang-ulang dan risiko pecah pada pembuluh darah berkurang karena menggunakan pembuluh darah besar. Chemoport juga digunakan untuk pemberian cairan dan nutrisi pada pasien. Pasien kanker seringkali membutuhkan nutrisi yang diberikan secara parenteral (melalui pembuluh darah).

Pasien dengan gagal ginjal juga memerlukan akses vaskular. Pasien gagal ginjal yang memerlukan akses vaskular adalah pasien yang akan atau sudah menjalani cuci darah. Pasien gagal ginjal mengalami masalah dimana ginjalnya tidak bisa membuang produk sisa tubuh dan cairan yang berlebihan. Produk sisa dan cairan tubuh yang berlebihan ini berbahaya bagi kesehata. Cuci darah adalah suatu prosedur untuk mengambil produk sisa tubuh dan cairan tubuh yang berlebihan tersebut. Cuci darah dilakukan rutin 2-3 kali seminggu tergantung kebutuhan pasien. Akses vaskular membantu proses cuci darah tersebut. akses vaskular untuk cuci darah terdiri dari tiga tipe, yaitu

  • Kateter Hemodialisa. Kateter hemodialisa merupakan akses vaskular sementara yang dipasang di pembuluh darah vena di leher. Dengan adanya kateter hemodialisa maka darah dapat ditarik ke mesin cuci darah untuk dibuang produk sisa dan cairan yang berlebihan kemudian dikembalikan ke dalam tubuh. Kateter hemodialisa ada yang 1-3 minggu, ada juga yang bisa digunakan lebih dari 3 minggu (kateter hemodialisa dengan tunel)
  • Arteriovenous (AV) Fistulas. AV Fistula adalah suatu koneksi atau hubungan antara pembuluh darah arteri atau vena untuk meningkatkan tekanan di pembuluh darah vena. Pembuluh darah vena yang tekanannya meningkat membuatnya mudah untuk diakses dan digunakan untuk cuci darah. AV fistula merupakan akses vaskular terbaik utuk cuci darah karena jarang menyebabkan infeksi dan penyumbatan pembuluh darah. AV fistula sering disebut juga sebagai cimino.
  • Arteriovenous (AV) graft. AV graft adalah AV fistula yang menggunakan suatu graft untuk menghubungkan pembuluh darah arteri dan vena. AV graft dilakukan pada pasien yang pembuluh darahnya tidak memungkinkan dilakukan AV fistula

            Akses vaskular adalah tindakan yang dilakukan oleh dokter spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular (BTKV). Seorang dokter BTKV memiliki kompetensi untuk memasang akses vaskular dan tindakan untuk memperbaikinya apabila terjadi komplikasi pada akses vaskular sehingga aman untuk pasien. Apabila ada kerabat anda yang membutuhkan akses vaskular, silakan berkonsultasi dengan dokter spesialis BTKV terdekat di tempat anda.

Sumber

  1. https://lifeoptions.org/living-with-kidney-failure/vascular-access/
  2. DeWitty RL, Siram SM, Balkissoon J. Vascular access in the cancer patient. Journal of the National Medical Association; 1986: Vol 78 No 4.

Vascular acces for hemodialysis. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases; 2014: No. 14.

Adityo Budiarso

Adityo Budiarso

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top